Selasa, 09 Desember 2025

Pengalaman Bayar Pajak Motor 5 Tahunan/Plat Nomor di Kantor SAMSAT Kab. Kuningan - Jawa barat

Aku baru saja selesai memperpanjang pajak motor 5 tahunan sekaligus ganti plat nomor di Kantor SAMSAT Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Biar jadi catatan buat diriku sendiri dan mudah-mudahan bermanfaat juga buat yang lain, aku rangkum pengalaman lengkapnya di sini.
Hari Selasa di SAMSAT Kuningan Tanggal: Selasa, 09 Desember 2025 Lokasi: Kantor SAMSAT Kab. Kuningan – Jawa Barat Keperluan: Bayar pajak motor 5 tahunan + ganti TNKB/plat nomor Motor: Kapasitas mesin 108 cc Aku sampai di SAMSAT sekitar pukul 08.55 WIB dan baru benar-benar selesai semua urusan sekitar pukul 10.57 WIB. Jadi kurang lebih habis waktu sekitar dua jam lebih sedikit untuk seluruh proses, dari awal cek fisik sampai ambil plat nomor. Persyaratan yang Harus Disiapkan Sebelum berangkat, aku sudah siapkan dulu berkas-berkasnya. Untuk pajak 5 tahunan/plat nomor, dokumen yang diminta adalah: 1. BPKB asli 2. STNK asli 3. KTP asli sesuai nama di STNK 4. Bukti cek fisik kendaraan yang sudah dilegalisir 5. Fotokopi BPKB 2 lembar 6. Fotokopi STNK 2 lembar 7. Fotokopi KTP 2 lembar 8. 1 buah map (di sana dianjurkan beli di fotokopian SAMSAT) Karena aku sudah fotokopi berkas-berkas itu di rumah, jadi setidaknya bisa menghemat sedikit biaya di bagian ini. Rincian Biaya yang Aku Keluarkan Ini bagian yang paling sering ditanyakan orang: “Totalnya habis berapa sih?” 1. Pajak 5 Tahunan Di kertas tertulis jumlah pajak 5 tahunan untuk motor 108 cc-ku adalah: Rp 357.300 Tapi di loket, aku diminta bayar: Rp 360.000 (dibulatkan naik dan tidak diberi kembalian) Selisihnya memang cuma sekitar Rp 2.700, tapi tetap saja rasanya janggal karena tidak dijelaskan dan kesannya seperti “ya sudah dibulatkan saja” tanpa kejelasan. 2. Biaya Jasa Gosok Cek Fisik Sebelum masuk proses administrasi, motor harus cek fisik dulu (gesek nomor rangka dan nomor mesin). Untuk jasa gosok ini katanya “seikhlasnya”, tapi pada praktiknya ya tetap saja kita merasa “wajib” bayar. Aku kasih: Rp 5.000 3. Beli Map di Fotokopian SAMSAT Di area SAMSAT ada fotokopian yang juga jual map khusus untuk berkas pajak. Aku diarahkan untuk beli map di situ: Harga map di fotokopian SAMSAT: Rp 5.000 Padahal di luar, harga normal map serupa biasanya hanya sekitar Rp 1.000–2.000 4. Fotokopi Dokumen Gratis (untukku pribadi) karena aku sudah fotokopi sendiri di rumah sebelumnya. Kalau belum, ya kemungkinan ada tambahan biaya fotokopi di lokasi. 5. Pengambilan TNKB/Plat Nomor Setelah semua proses selesai dan plat nomor baru jadi, saat ambil TNKB aku diminta lagi: Rp 5.000 Tidak ada penjelasan resmi di papan informasi soal biaya ini, jadi rasanya ya… mirip-mirip pungutan tambahan juga. Total Biaya yang Keluar Kalau dijumlahkan semua: Pajak 5 tahunan: Rp 360.000 (dibulatkan dari Rp 357.300, tanpa kembalian) Jasa gosok cek fisik: Rp 5.000 Beli map: Rp 5.000 Biaya saat ambil TNKB/plat nomor: Rp 5.000 Fotokopi: Rp 0 (karena sudah fotokopi di rumah) Total: Rp 375.000 Alur Proses yang Aku Jalani Kurang lebih alurnya seperti ini: Datang ke SAMSAT sekitar pukul 08.55 WIB. Cek fisik kendaraan di area yang sudah disediakan: Petugas menggosok nomor rangka dan nomor mesin. Dari sini nanti akan keluar kertas hasil cek fisik yang kemudian dilegalisir. Legalisi hasil cek fisik di loket yang ditentukan. Siapkan berkas (BPKB, STNK, KTP, fotokopi-fotokopi, bukti cek fisik, map). Serahkan berkas di loket pendaftaran / administrasi pajak. Tunggu panggilan untuk proses berikutnya (validasi, penetapan pajak, dan sebagainya). Lakukan pembayaran pajak di loket pembayaran (di sini aku bayar Rp 360.000). Metode pembayaran yang tersedia: cash dan kartu debit. Belum ada opsi pembayaran via QRIS atau transfer bank. Setelah pembayaran selesai, tunggu lagi sampai dipanggil untuk pengambilan STNK yang sudah diperpanjang. Ambil TNKB/plat nomor baru, dan di sini aku diminta bayar Rp 5.000 lagi. Secara waktu, dari datang sampai benar-benar beres semua, sekitar 2 jam lebih (08.55–10.57 WIB). Penilaian terhadap Layanan SAMSAT Kuningan Kalau dari segi pelayanan petugas, menurutku: Petugasnya ramah, cukup responsif, dan informatif saat ditanya. Alur prosesnya relatif jelas, meskipun untuk orang yang baru pertama kali mungkin masih agak bingung di awal. Tapi ada beberapa hal yang menurutku kurang menyenangkan: Jasa gosok cek fisik “seikhlasnya” tapi terasa seperti wajib. Kalau benar-benar seikhlasnya, seharusnya tidak ada rasa “nggak enak” kalau tidak memberi. Kenyataannya, hampir semua orang otomatis bayar. Pembulatan biaya pajak dari Rp 357.300 jadi Rp 360.000 tanpa kembalian. Selisih kecil sekalipun, kalau dilakukan ke banyak orang setiap hari, itu jadi tidak transparan dan kesannya seperti pungli yang “dinormalkan”. Diminta bayar saat ambil TNKB (Rp 5.000) tanpa ada penjelasan resmi dan tertulis. Lagi-lagi, kecil memang, tapi jatuhnya seperti pungutan tambahan yang tidak jelas dasar resminya. Metode pembayaran yang terbatas. Di zaman serba digital seperti sekarang, menurutku sudah sepantasnya ada pilihan pembayaran: QRIS Transfer bank/virtual account Tapi yang tersedia hanya tunai dan debit. Buat yang terbiasa cashless, ini cukup merepotkan.
Harapanku untuk SAMSAT ke Depan Sebagai warga yang taat bayar pajak (cieh 😄), aku punya beberapa harapan sederhana: Transparansi biaya yang lebih jelas dan rinci. Nominal pajak jangan lagi dibulatkan seenaknya tanpa kembalian. Kalau ada biaya tambahan (gosok cek fisik, ambil TNKB, map, dll), sebaiknya ada papan informasi resmi yang jelas dan mudah dilihat masyarakat. Menghilangkan praktik-praktik yang terkesan seperti pungli “halus”. Seikhlasnya ya benar-benar seikhlasnya, bukan “seikhlas tapi wajib”. Tidak ada lagi pungutan yang tidak tertulis atau tidak punya dasar resmi. Penambahan metode pembayaran digital. Mohon banget segera ada opsi QRIS. Kalau bisa juga ada pembayaran via mobile banking/virtual account, supaya masyarakat yang jarang pegang uang tunai tetap bisa bayar dengan nyaman. Pelayanan yang baik dipertahankan. Secara SDM dan cara petugas melayani, sudah cukup bagus dan responsif. Tinggal dibarengi dengan sistem pembayaran dan tata kelola biaya yang lebih profesional dan transparan. Itu tadi pengalaman lengkapku bayar pajak motor 5 tahunan dan ganti plat nomor di SAMSAT Kabupaten Kuningan pada Selasa, 09 Desember 2025. Semoga tulisanku ini bisa jadi gambaran buat kamu yang mau mengurus hal yang sama, sekaligus jadi masukan kecil untuk perbaikan layanan ke depannya.

Seru buat dibaca nih!

PENGALAMANKU (Roni Haeroni) PERTUKARAN PELAJAR KE BRUNEI DARUSSALAM 2018

 PERTUKARAN PELAJAR KE BRUNEI DARUSSALAM 2018 Borneo Studies Network (BSN): Youth Leadership Global Discovery Programme 2018 Brunei Darus...

Baca juga postingan Popular ini